Beranda Tips Komputer Tahukah Kamu, Perbedaan UEFI dan Legacy Dalam Bios ??

Tahukah Kamu, Perbedaan UEFI dan Legacy Dalam Bios ??

35
0
perbedaan uefi dan legacy
Advertisement

Seiring berkembangnya zaman, tentu saja terjadi perkembangan dalam segala hal, Mungkin dulu sata kita kecil kita sering memainkan PS atau Tendo, tapi di era sekarang yang modern ini sudah jarang ditemukan lagi karena sudah tergantikan oleh PS 3 dan sekarang sudah ada pada generasi PS 4. Hal ini juga berlaku pada alat elektronik dan berbagai perangkat lainnya.

BIOS telah hadir dalam waktu yang sangat lama dan bisa dibilang Jadul. Bahkan komputer yang berbasis MS-DOS di tahun 1980an sudah memakai BIOS ini. Walau BIOS telah berubah dan berkembang dalam hal komfigurasi yang lebih mudah, tapi perkembangan mereka tidak secepat perkembangan teknologi lainnya. Selaini tu juga ada beberapa batasan pada sistem BIOS lama yang kita sebut dengan Legacy Mode ini, Beberapa di antaranya adalah BIOS yang hanya bisa booting pada drive yang berukuran kurang dari 2.1 TB, BIOS ini harus dijalankan pada prosesor berukuran 16 Bit dan BIOS hanya menyediakan ruang sebesar 1 MB untuk proses eksekusi.

Para pengusaha dibidang komputer ini mulai bergerak untuk mencari atau membuat penerus BIOS ini, Intel mulai pengerjaan proyek yang disebut dengan EFI atau Extensible Frimware interface pada tahun 1998. Apple juga ikut memakai EFI ketika menggunakan arsitektur Intel paa Mac di tahun 2006, tetapi perusahaan manufaktur lainnya masih belum bisa ikut serta.

Hingga pada akhirnya ditahun 2007, Intel AMD, Microsoft dan manufaktur komputer lainnya setuju untuk sama sama menggunakan firmware EFI, yang baru sadar dan diberi nama UEFI, UEFI ini singkatan dari Unified Extesible Firmware Interface.

Advertisement

Firmware UEFI ini tidak hanya bisa dinaungi oleh intel saja, Tapi dilakukan manajemen oleh sebuah forum khusus. UEFI telah dikenalkan ke Windows sejak versi Vista dan Windows 7. Dan saat ni semua komputer yang dijual oleh perusahaan manapun pasti kebanyakan menggunakan firmware UEFI ini, tidak lagi menggunakan sistem BIOS yang lama, walau tetap saja ada orang yang menyebut UEFI ini sebagai sistem BIOS.

Sekilas Info : Jika kita membahas tentang pengertian UEFI tentu saja sama dengan pengertian BIOS, yaitu sebagai firmware atau interface penghubung antara sistem operasi dan hardware pada komputer. Tidak ada perbedaan dalam hal definisi karena UEFI memang adalah hal yang sama dengan BIOS, tetapi UEFI merupakan penerus dari BIOS yang telah dikembangkan menyesuaikan teknologi yang ada saat ini sehingga bisa mengatasi keterbatasan yang dimiliki oleh BIOS sebelumnya.

Perbedaan UEFI dan Legacy Mode

Sebagaimana yang sudah mimin jelaskan tadi, bahwasanya UEFI adalah penerus dan pengganti dari sistem BIOS atau Legacy Mode. Maka dari itu kita tidak bisa langsung menukar sistem BIOS yang kita miliki dengan UEFI, tetapi kita juga harus mengganti hardware lama kita dengan hardware yang baru yang sudah mendukung sistem UEFI.

Kita nggak perlu khawatir dengan tampilan yang baru, karean UEFI juga menyediakan emulator BIOS sehingga kita tetap bisa memakai sistem operasi lama kita yang membutuhkan booting dari BIOS. Berikut adalah penjabaran dari perbedaan UEFI dan Legacy Mode

  • Batas maksimal ukuran partisi MBR adalah 2 TB sedangkan GPT bisa mencapai 9 TB
  • MBR hanya bisa membuat partisi utama sebanyak 4 saja, sedangkan GPT bisa sebanyak 128 partisi utama.
  • Informasi mengenak partisi dan MBR hanya di simpan dalam 1 bootloarder saja, sedangkan GPT mempunyai sistem khusus untuk menyimpan lebih dari satu bootloarder.

Selain perbedaan dari tabel partisi yang digunakan, juga terdapat beberapa perbedaan lainnya diantaranya sistem UEFI dan sistem BIOS. Perbedaan yang cukup terlihat adalah pada kecepatan booting. Jika menggunakan BIOS mungkin membutuhkan beberapa menit sedangkan UEFI hanya dalam hitungan detik saja. Ini disebabkan oleh ruang eksekusi yang lebih besar. UEFI juga bisa berjalan pada mode 32 BIT maupun 64 BIT

Bahkan UEFI juga mempunyai fitur Secure Boot yang lebih menjamin keamanan dari sistem operasi, fitur jaringan untuk melakukan konfigurasi dan troubleshoot secara remote, dan juga beberapa kelebihan lainnya seperti tampilan yang user friendly, kemudahan dama operasi, lebih programable, dan satu hal yang sangat membedakan adalah kita bisa booting BIOS dari UEFI, sedangkan dari BIOS kita tidak bisa booting ke UEFI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here